RINTANGAN NGAMPUS

Header Background

Header Background
Header Background Image. Ideal width 1600px with.
  • Home
    • Version 1
  • Download
  • Social
  • Features
    • Lifestyle
    • Sports Group
      • Category 1
      • Category 2
      • Category 3
      • Category 4
      • Category 5
    • Sub Menu 3
    • Sub Menu 4
  • Contact Us

Halo para readers, kembali lagi dengan saya!!

Kali ini saya akan membahas tentang mengenai bagaimana cara penggunaan cisco mulai dari bagaimana kita menambahkan IP Address pada suatu perangkat jaringan hingga bagaimana kita ping perangkat jaringan. 



YUKK SIMAK TUTORIALNYAA!!!


Langkah pertama, kita buka software Cisco terlebih dahulu lalu kita pilih bagian network devices pilih perangkat jaringan Router, Disini saya memilih router jenis 2911 dengan Router jenis 2901. Lalu arahkan Router ke tengah layar.Beri nama pada perangkat Router tersebut (opsional) disini saya beri nama NILA-3A pada router tipe 2911, sedangkan router tipe 2901 saya beri nama DILA-3A.



Langkah kedua, selanjutnya kita masuk ke bagian Connections lalu pilih tipe Cooper Cross-Over, kemudian arahkan kabel ke perangkat Router NILA-3A pilih opsi GigaEthernet 0/0 lalu hubungkan ke perangkat Router DILA-3A lalu pilih opsi GigaEthernet 0/0


Langkah ketiga, kemudian kita masuk ke Router NILA-3A, kemudian pilih menu CLI, lalu ketikkan perintah en untuk mengaktifkan terus masuk ke config terminal. Setelah itu kita ketikan perintah Interface gigabitEthernet 0/0, lalu sistem otomatis akan masuk ke config-interface.



Langkah keempat, lalu selanjutnya ketikan perintah IP address lalu ketikan IP address sesuai dengan keinginan anda, disini saya memberi Router NILA-3A dengan IP address 192.168.17.24 dengan subnet mask 255.255.255.0, lalu tekan enter selanjutnya ketikan perintah no shutdown kemudian tekan enter.


Lalu kelima, ketikan perintah Exit. Lalu ketikan perintah Exit lagi untuk keluar dari mode config. Setelah itu ketikan perintah Write untuk menyimpan perubahan sebelumnya.

Langkah keenam, kemudian kita masuk ke Router DILA-3A, kemudian pilih menu CLI, lalu ketikkan perintah en untuk mengaktifkan terus masuk ke config terminal. Setelah itu kita ketikan perintah Interface gigabitEthernet 0/0, lalu sistem otomatis akan masuk ke config-interface.

Langkah ketujuh, lalu selanjutnya ketikan perintah IP address lalu ketikan IP address sesuai dengan keinginan anda, disini saya memberi Router DILA-3A dengan IP address 192.168.17.23 dengan subnet mask 255.255.255.0, lalu tekan enter selanjutnya ketikan perintah no shutdown kemudian tekan enter.



Lalu kedelapan, ketikan perintah Exit. Lalu ketikan perintah Exit lagi untuk keluar dari mode config. Setelah itu ketikan perintah Write untuk menyimpan perubahan sebelumnya.

Langkah kesembilan, kita kembali ke perangkat Router NILA-3A, kita akan ping perangkat Router tersebut. Kemudian ketikan perintah ping lalu tambahkan IP address kita yakni 192.168.17.24 lalu tekan Enter, kemudian sistem CLI akan menampilkan hasil proses ping, ping hingga success rate 100 percent. Lakukan pada perangkat Router DILA-3A dengan perintah yang sama hingga success rate 100 percent.




Cukup itu saja pembahasan dari saya semoga teman teman terbantu dengan tutorial yang tidak seberapa ini, jika ada yang kurang paham bisa dateng kerumah kak gem ya teman teman agar kalian paham!!.Babayyyy






Halo para readerss!!! kembali lagi dengan blog saya yang tidak seberapa ini:"

Kali ini saya akan membahas lebih lanjut penggunaan Cisco, pada artikel blog sebelumnya saya sudah membahas bagaimana cara kita membuat topologi VLAN hingga Trunking sesama VLAN. Nah kali ini saya akan membahas bagaimana konsep dasar dari inter-VLAN hingga bagaimana penerapannya. YUKK SIMAKK!!!



Langkah pertama, kita siapkan topologi VLAN terlebih dahulu, yang terbagi menjadi 2 bagian, yakni VLAN 100 dan 200. Disini saya menggunakan Router tipe 1941, jika teman-teman ingin menggunakan tipe selain itu juga boleh boleh saja. Lalu saya menggunakan Switch tipe 2960-24TT. Tiap VLAN terdapat tiga perangkat akhir atau end devices. Bebas, kalau mau 1000 perangkat pun bisa, GILAA YANG BENER AJE. Berikut gambaran topologi VLAN saya:


Detail VLAN:
VLAN 100 (MAHASISWA)
- NILA dengan IP address 192.168.1.10
- DILA dengan IP address 192.168.1.11
- AKBAR dengan IP address 192.168.1.12
Default Gateway: 192.168.1.1

VLAN 200 (DOSEN)
- PAK ROY dengan IP address 192.168.2.4
- BU DIDDA dengan IP address 192.168.2.5
- BU FENNY dengan IP address 192.168.2.6
Default Gateway: 192.168.2.1


Langkah kedua, Kita sambungkan kabel terlebih dahulu, Mulai dari Router port gigabitEthernet 0/0 ke Switch dengan port fastEthernet 0/1. Lalu sambungkan dari Switch ke perangkat bagian VLAN 100 disini saya memilih urutan port fastEthernet 0/4 hingga 0/6 sedangkan untuk perangkat bagian VLAN 200 saya memilih urutan port fastEthernet 0/10 hingga 0/12.



Detail port:
Router >< Switch
gigabitEthernet 0/0 >< fastEthernet 0/1

VLAN 100
NILA - Port fastEthernet0/4
DILA - Port fastEthernet0/5
AKBAR - Port fastEthernet0/6

VLAN 200
PAK ROY - Port fastEthernet0/10
PAK DARPI - Port fastEthernet0/11
BU FENNY - Port fastEthernet0/12


Langkah ketiga, kita masukkan IP address tiap perangkat sesuai kriteria VLAN. Mulai dari perangkat NILA kita masukkan IP address 192.168.1.10 dengan subnet mask 255.255.255.0 Lalu masukkan juga IP address pada perangkat bagian VLAN 200 Flix mulai dari perangkat PAK ROY kita masukkan IP address 192.168.2.4 dengan subnet mask 255.255.255.0 lalu masukkan Default Gateway karena ini perangkat VLAN 200 jadi kita masukkan 192.168.2.1. Lakukan hal yang serupa pada tiap perangkat VLAN 200.





Langkah keempat, setelah set IP address kita lanjut ke set VLAN. Pertama kita masuk ke perangkat Switch terlebih dahulu lalu pilih menu CLI, lalu set nama VLAN terlebih dahulu sesuai detail VLAN sebelumnya. Berikut perintahnya:

Switch>en
Switch # config terminal 
Switch (config) # vlan 100
Switch (config-vlan) # name MAHASISWA 
Switch (config-vlan) # exit
Switch (config) # vlan 200
Switch (config-vlan) # name DOSEN
Switch (config-vlan) #exit
Switch (config) #

Langkah kelima, kemudian kita assign port masing-masing perangkat ke tiap VLAN, pertama kita assign perangkat VLAN 100 terlebih dahulu mulai dari perangkat dengan port fastEthernet 0/4 sampai 0/6 masukkan ke VLAN 100 sedangkan untuk perangkat dengan port fastEthernet 0/10 sampai 0/12 masukkan ke VLAN 200. Berikut perintahnya:

VLAN 100

Switch (config) # int range fa 0/4-6
Switch (config-if-range) # switchport mode access 
Switch (config-if-range) # switchport access vlan 100
Switch (config-if-range) # exit

VLAN 200
Switch (config) # int range fa 0/10-12
Switch (config-if-range) # switchport mode access 
Switch (config-if-range) # switchport access vlan 200
Switch (config-if-range) # exit

Dan seterusnya, gunakan range agar mempersingkat assign port. Jika teman-teman sudah baca postingan artikel sebelumnya pasti perintah ini sudah diluar kepala.

Langkah keenam, EITSS langkah ini masih segar nih Flix sudah bahas di postingan sebelumnya pada minggu lalu, tebak apa yohh? Yapss, TRUNKING! Nah caranya gampang teman-teman, kita masuk ke config terlebih dahulu lalu kita assign port switch fastEthernet 0/1 (tergantung port dari Switch ke Router) kemudian ketik perintah Switchport mode trunk. Lalu tekan Enter setelah itu Exit.




Langkah ketujuh, nahh ini adalah perangkat utama yang harus kita atur agar inter-VLAN berjalan. Pertama kita masuk ke perangkat Router lalu pilih menu CLI, kemudian ketikan perintah berikut:

Router>en
Router#conf t
Router (config) # interfaces gigabitEthernet 0/0
Router (config-if) # no shutdown 

Lalu tekan Enter, kemudian akan muncul tampilan berikut:



Setelah itu kita assign port gigabitEthernet 0/0 ke VLAN 100 dengan perintah berikut:

Router (config-if) # interfaces gigabitEthernet 0/0.100

Lalu jika berhasil, sistem akan menampilkan proses UPDOWN. Dan Router otomatis masuk ke mode config-subif. 

Tidak sampai disitu saja, selanjutnya yakni kita harus memasukkan default gateway ke tiap VLAN. Pertama kita masukkan default Gateway ke VLAN 100. Dengan perintah berikut:

Router (config-subif) # encapsulation dot1Q 100
Router (config-subif) # IP address 192.168.1.1 255.255.255.0
Router (config-subif) #exit

Lalu atur juga untuk VLAN 200 sesuai Default Gateway VLAN, Mulai dari interfaces gigabitEthernet dulu lalu masuk ke perintah encapsulation Default Gateway.

Note: Gig0/0 adalah port yang tersambung dari Route

Langkah terakhir, penentu berhasil atau tidaknya inter-VLAN yakni dengan tes ping IP address kita ke IP address lain, disini Flix mencoba ping dari IP address (NILA) 192.168.1.10 dari VLAN 100 ke IP address (PAK ROY) 192.168.2.4 dari VLAN 200.
Berikut hasilnya:





YEAYYY, berhasil! ALHAMDULILLAH, Akhirnya inter-VLAN sudah work ya teman-teman.Sekian dari saya jika ada yg kurang dipahami bisa ditanyakan di kolom komentar yaaww,babayyyy





Halo para readers, kembali lagi dengan saya!!

Kali ini saya akan membahas tentang mengenai bagaimana cara penggunaan cisco untuk konsep dan penerapan Vlan pada cisco. Yukkk simakk caranya!!!



Langkah pertama, kita bisa menambahkan perangkat Switch ke tengah layar, nah di sini kita bisa pilih 2950-24 ya. Untuk membuat VLAN sangat di sarankan menggunakan Switch 24 port supaya mudah dalam memilih port yang sesuai.



Langkah kedua, kita bisa memberikan nama apa saja yang kita mau nah di sini kita berikan saja nama FIK-UNIVAL (opsional) belum masuk ke sistem. Nah supaya masuk ke dalam sistem Switch, kita bisa masuk dulu ke switch lalu pilih bagian cli, kemudian kita beri hostname pada perangkat Switch dengan perintah berikut:



Langkah ketiga, selanjutnya kita bisa tambahkan perangkat akhir,disini saya akan menambahkan beberapa komputer dan laptop kita bisa menambahkan menjadi dua bagian yaitu Vlan dan PC, langsung saja kita gaskenn.


Untuk VLAN 10 (MAHASISWA) - 8 LAPTOP dengan IP address 192.168.17.1 hingga 8 (0/24) 

Sedangkan untuk VLAN 20 (DOSEN) - 3 PC dengan IP address 192.168.18.9 hingga 11 (0/24)



Langkah keempat, lalu kita sambungkan kabel tipe Copper Straigh-Throughdari Switch ke End Devices, hubungkan sesuai port yang kalian pilih. Disini saya menggunakan pilihan kabel Automatically Choose Connection Type jadi sistem akan otomatis memasukan lubang port secara berurutan mulai dari 0/1 hingga 0/8, Itu untuk port VLAN 10. Lalu untuk port VLAN 20 juga sama dari port 0/9 hingga 0/11. Ingat ya posisi port -nya



Langkah kelima, kita masuk ke Switch UNIVAL-FIK untuk setting VLAN, pertama kita beri nama VLAN terlebih dahulu dengan perintah berikut:



Langkah keenam, lalu setelah setting name VLAN, kita masuk ke bagian setting port VLAN, Dalam setting VLAN port harus sesuai ya! nahh, kita  masih di sistem Switch bagian CLI lalu setting sesuai port fastEthernet. Oke di sini ada 8 end devices untuk VLAN 10 (MAHASISWA) untuk mempersingkat waktu kita menggunakan teknik range agar dari port sekian ke sekian bisa disetting dalam 1 perintah.


Lakukan hal yang sama pada VLAN 20 (DOSEN) juga dengan perintah yang sama dan sesuai port. Untuk melihat apakah VLAN sudah aktif atau belum lalu untuk mengetahui apakah port sudah benar atau belum cukup ketikan perintah show vlan, sebelumnya kalia harus keluar dari mode config dulu yaaww


Langkah ketujuh, selanjutnya kita bisa tambahkan IP address ke semua perangkat, kita mulai dari perangkat Vlan 10 (Mahasiswa) dan juga di perangkat Vlan ke 20 (Dosen). Setelah itu kita bisa memilih menu Desktop kemudian pilih bagian IP Configuration untuk menambah IP address nya.

VLAN 10 - MAHASISWA

LAPTOP 1 (NILA) - 192.168.17.1

LAPTOP 2 (DILA) - 192.168.17.2

LAPTOP 3 (AKBAR) - 192.168.17.3

LAPTOP 4 (AJAY) - 192.168.17.4

LAPTOP 5 (FIRMAN) - 192.168.17.5

LAPTOP 6 (RATU) - 192.168.17.6

LAPTOP 7 (RENI) - 192.168.17.7

LAPTOP 8 (IVAN) - 192.168.17.8


VLAN 20 - DOSEN

PC 1 (BU DIDDA) - 192.168.18.9

PC 2 (PA ROY) - 192.168.18.10

PC 3 (BU FENNY) - 192.168.18.11


Setelah itu kita masuk ke masing-masing perangkat lalu pilih menu Desktop kemudian pilih bagian IP Configuration untuk menambahkan IP address. Setelah IP address masuk jangan lupa ketik Enter agar subnet mask otomatis muncul.



Langkah terakhir, kita ping IP address masing-masing perangkat dengan cara kita pilih perangkat (bebas) lalu kita masuk ke menu Desktop lalu pilih opsi Command Prompt, nahh kalian tinggal beri perintah ping lalu masukkan IP address yang dituju.


Jika berhasil akan muncul rentetan proses reply, namun jika gagal maka akan muncul tampilan request time out. Lakukan hal yang sama ping semua perangkat yang tersedia di VLAN 10. Lalu tak lupa juga dengan VLAN 20 kita lakukan hal yang sama ping sesuai IP address. Semoga berhasil ya!


Cukup itu saja pembahasan dari saya semoga teman teman terbantu dengan tutorial yang tidak seberapa ini. Terimakasih dan sampai jumpaa!!!


Halo para readers, kembali lagi dengan saya!!

Kali ini saya akan membahas bagaimana cara menambahkan hosname hingga VLAN. Nah kali ini saya akan membahas bagaimana langkah langkah melakukan trunking pada sebuah topologi VLAN. 



Langkah pertama kita buat topologi VLAN terlebih dahulu, namun dikarenakan pembahasan kita saat ini adalah Trunking, maka dibutuhkan 2 switch dalam topologi ini. Tambahkan dua perangkat Switch ke tengah layar, lalu ketikan perintah enable lalu config terminal, kemudian tambahkan hostname, disini saya beri hostname FIK-A pada perangkat SwitchA



Switch1>enable

Switch1>config terminal

Switch1 (config) # hostname FIK-A


Sedangkan hostname perangkat Switch2, saya beri hostname FIK-B, lakukan dengan perintah yang sama, jangan lupa save ya!


Langkah kedua, kita tambahkan beberapa end devices seperti komputer maupun laptop, disini saya bagi menjadi 2 bagian, mulai dari samping kiri ada 3 perangkat PC dan 1 perangkat Laptop, sedangkan samping kanan bagian ada 3 perangkat PC dan 1 perangkat Laptop.


Langkah ketiga, kita kategorikan menjadi 2 VLAN, samping kiri VLAN 100 dengan name MAHASISWA sedangkan samping kanan VLAN 200 dengan name DOSEN. Pada VLAN 100 ketentuan IP address dengan range 192.168.10.1 hingga 4 lalu untuk VLAN 200 ketentuan IP address dengan range 192.168.11.1 hingga 4.



Lalu kita masukkan IP address dengan klik 2 kali pada perangkat lalu masuk ke menu Desktop bagian IP Configuration, tambahkan IP address sesuai dengan ketentuan sebelumnya.



Langkah keempat, kita sambungkan kabel mulai dari Switch FIK-A ke Switch FIK-B dengan menggunakan kabel tipe Copper Cross-Over dengan port Fa0/1 sedangkan untuk menyambungkan dari Switch ke end devices dengan kabel tipe Copper Straight-Through dengan range port Fa0/2 hingga 5. Menyesuaikan pilihan (opsional)


Langkah kelima, kita masuk ke perangkat Switch FIK-A untuk setting VLAN, sesuaikan dengan ketentuan dari langkah ketiga sebelumnya, dengan perintah sebagai berikut:



FIK-A>en

FIK-A#conf terminal 

FIK-A (Config) # vlan 100

FIK-A (config-vlan) # name MAHASISWA 

FIK-A (config-vlan) # exit


Lalu masukkan juga VLAN 200 dengan name DOSEN, gunakan perintah yang sama seperti sebelumnya. Lakukan hal yang sama dalam perangkat Switch FIK-B.



Langkah keenam, kita masuk ke bagian setting port VLAN. Masih di perangkat Switch FIK-A, kita masukkan perintah berikut ini:


FIK-A (config) # int range fa 0/2-3

FIK-A (config-if-range) # sw mo ac

FIK-A (config-if-range) # sw ac vlan 100

FIK-A (config-if-range) # exit



Lakukan dengan perintah yang sama untuk setting port VLAN 200, sesuaikan dengan port yang terhubung ke Switch FIK-A. Dan lakukan hal yang sama dalam perangkat Switch FIK-B. Sesuaikan dengan masing-masing port yang terhubung ke Switch FIK-B.


Langkah ketujuh, nah, dari topologi kita sudah selesai tinggal kita mengaktifkan trunking, jadi konsep dari Trunking ini yakni menghubungkan antara SwitchA dengan Switch B sebagai perantara komunikasi sesama VLAN. Lanjut, kita masuk ke perangkat Switch FIK-A, untuk setting mode trunk, sesuaikan dengan port dari Switch FIK-A ke Switch FIK-B, dengan perintah berikut:



FIK-A # conf t

FIK-A (config) # int fa 0/1

FIK-A (config-if) # switchport mode trunk

FIK-A (config-if) # exit


Lakukan hal yang sama pada perangkat switch FIK-B, lalu untuk melihat apakah mode trunk sudah aktif atau belum teman-teman bisa ketikan perintah berikut:

FIK-A # show interfaces trunk


Langkah terakhir, kita tes ping IP address dari VLAN yang sama, pertama kita tes ping bagian VLAN 100, dengan cara klik perangkat (end devices) lalu masuk ke bagian desktop pilih command prompt. Lalu kita ketikan perintah ping (IP address kita) misalnya kita ping dari IP address IVAN ke IP address AKBAR, cukup ketikan perintah: 


Lakukan hal yang sama pada bagian VLAN 200, ping sesuai IP address masing-masing perangkat yang ada di bagian VLAN 200. Misal dari BU DIDDA ke PAK ROY dan seterusnya.


Jika berhasil akan muncul rentetan proses reply, jika gagal maka akan muncul request time out. Kalian juga bisa tes dengan menggunakan teknik pengiriman email atau pesan, maka tampilan berhasil atau tidaknya ada di sebelah pojok kanan bawah.


Semoga bisa dipahami jika tidak paham bisa ditanyakan di kolom komentar yaww,babayyyy

Halo para readers, kembali lagi dengan saya!!

Kali ini saya akan membahas mengenai bagaimana cara penggunaan cisco mulai dari bagaimana kita mengatur waktu pada suatu perangkat jaringan hingga bagaimana kita menghapus data perangkat jaringan.



Langkah pertama, karena pada artikel sebelumnya kita sudah memberi hostname hingga password, jadi kita langsung saja. Pada artikel kali ini saya menggunakan Switch2 dengan hostname GOOGLE-3A. Cukup. Pertama-tama kita melihat jam atau waktu yang ada di perangkat jaringan tersebut, dengan ketik perintah berikut:






Lalu klik Enter untuk melanjutkan. Sistem akan menampilkan waktu dari tahun, bulan, hari, tanggal, jam, menit hingga satuan detik pun ditampilkan.

 

Sistem menampilkan waktu bawaan (default) dari perangkat jaringan tersebut.

 

Langkah kedua, nahh, untuk mengatur waktu yang dah berlalu itu, teman-teman tinggal ketik perintah Clock Set untuk mengatur dari tahun hingga satuan detik pun bisa diatur. Untuk urutan atur waktunya yakni:

 

JAM:MENIT:DETIK BULAN TANGGAL TAHUN

 

Misal Nila dah atur waktu untuk perangkat NILA-3A dengan waktu berikut ini disertai dengan perintah:

 


 

Setelah itu klik Enter untuk melanjutkan, lalu ketik perintah Show Clock kembali untuk melihat perubahan waktu setelah kita mengubah waktu pada perangkat jaringan tersebut.

 


 

BINGO, Akhirnya dah ada perubahan waktu.

 

Langkah ketiga, setelah kita mengatur waktu pada perangkat jaringan, jangan lupa kita save terlebih dahulu agar settingan waktu tersimpan pada perangkat jaringan tersebut. Untuk menyimpan cukup dengan ketik perintah Write atau bisa juga dengan perintah Write atau lebih singkatnya wr saja. Lalu klik Enter untuk melanjutkan hingga muncul status OK.

 


Langkah keempat, selanjutnya yakni menghapus data pada sebuah perangkat jaringan, sebelumnya kita menyimpan data sekarang bagaimana dengan menghapus data pada perangkat jaringan tersebut jika ada kesalahan?

 

Nah untuk menghapus data cukup dengan dua perintah, yang pertama yakni ketik perintah Wr Erase atau Write Erase. Lalu klik Enter untuk melanjutkan. Tunggu hingga muncul status OK dan COMPLETE.

 

 


 

Lalu tidak sampai disitu saja, ada satu perintah lagi untuk penghapusan data ini, yakni ketik perintah Reload untuk memulai ulang perangkat jaringan tersebut, mulai dari hostname hingga clock akan beralih ke default.

Lalu klik Enter. Sistem akan memuat ulang perangkat jaringan

 

 


 

.Tunggu hingga loading selesai.

 



DAN PERANGKAT PUN KEMBALI KE DEFAULT!

Dari hostname NILA-3A menjadi Switch (default)

 


Halo para readers, kembali lagi dengan saya!!
Kali ini saya akan membahas tentang penggunaan cisco mulai bagaimana kita memberi hostname pada suatu perangkat hingga bagaimana kita mengenkripsi password perangkat jaringan.





Langkah pertama, teman-teman buka software Cisco terlebih dahulu. Lalu setelah loading selesai dan sudah muncul tampilan utama, arahkan kursor ke pojok kiri atas. Klik ikon kertas atau perintah New.

Langkah kedua, Lalu teman-teman memilih jenis perangkat jaringan apa yang ingin digunakan,saya disini memilih perangkat Switch sebagai media perangkat yang digunakan. Setelah itu klik ikon Switch lalu geser ke tengah layar, hingga muncul ikon Switch. 

Langkah ketiga, Selanjutnya beri nama pada masing-masing perangkat jaringan, agar dapat membedakan mana jaringan A dan B, disini saya memberi nama Switch1 dengan nama NILA-3A sedangkan Switch2 dengan nama DILA-3A.







Langkah keempat, Setelah memberi nama, lalu kalian klik dua kali ikon Switch tadi hingga muncul menu utama dari perangkat Switch tersebut, disini saya memilih perangkat Switch1 (NILA-3A) kemudian teman-teman pilih submenu CLI (Command Line Interface).

Langkah kelima, Lalu setelah masuk ke submenu CLI, teman-teman klik Enter untuk melanjutkan atau memulai sebuah perangkat Switch tersebut. Untuk mengaktifkan sebuah perangkat kita harus menggunakan perintah berikut:
Switch> enable

Jika teman-teman ingin mempercepat sebuah perintah, klik Tab untuk meneruskan perintah.









Langkah kelima, Kemudian setelah diaktifkan, teman-teman ketik perintah config terminal untuk mengaktifkan kembali perangkat tersebut. Hingga format menjadi:
Switch (config)#

Langkah keenam, Setelah kita masuk ke mode config, baru kita bisa memberikan hostname pada sebuah perangkat jaringan tersebut dengan perintah:
Switch (config)#hostname NILA-3A

Lalu klik Enter untuk melanjutkan, hingga Switch berubah menjadi NILA-3A. Penamaan hostname berbeda dengan penamaan perangkat sebelumnya. Tidak terikat pada proses sebelumnya.

Langkah ketujuh, Lalu setelah memberi hostname kita kepada sebuah perangkat jaringan. Kemudian kita memberikan password pada perangkat jaringan tersebut, perintah ini sangat disarankan demi keamanan jaringan kita, apalagi di perkantoran atau perbankan sangat penting dalam memberikan password.
Untuk memberikan password, teman-teman tinggal ketik perintah Enable Password (PasswordKamu) misal: NILA-3A(config)#enable password 123

Langkah kedelapan, Kemudian setelah memberikan password utama, ada satu langkah keamanan lagi namun ini bersifat opsional akan tetapi disarankan untuk memberi password tambahan atau verifikasi 2 langkah istilahnya. Perintah ini yakni Enable Secret (PasswordKamu2)
Teman-teman cukup dengan ketik perintah berikut:
NILA-3A (config)#enable secret 456





Langkah kesembilan, Setelah memberi password baik itu Password Reguler atau Secret, lalu kita ketik perintah Exit untuk keluar dari mode config. Setelah muncul pesan Configured from console by console. Teman-teman klik Exit lagi untuk melihat bagaimana apakah benar atau gagal?!

Setelah kita tes, Switch bekerja dengan baik. Mulai dari hostname hingga password pun tepat, dan bisa masuk ke perangkat jaringan tersebut.

Langkah kesepuluh, sebenarnya kita sudah selesai pada langkah ke sembilan, namun langkah ini juga sangat penting untuk melihat bagaimana config berjalan mulai dari hostname hingga perubahan password di dalam sistem. Untuk melihat hal tersebut, teman-teman ketik perintah Show Running-Config, pertama masuk ke mode config dulu yah teman-teman sebelum kita ketik perintah ini.

Switch (config) # Show Running-Config 


Lalu sistem akan menampilkan hasil konfigurasi dari perangkat jaringan yang teman-teman sudah atur, mulai dari hostname hingga password.

Langkah kesebelas, Lalu untuk mengubah atau mengenkripsi password, teman-teman tinggal ketikan perintah Service Password-Encryption. Sebelum ketik perintah tersebut, teman-teman harus masuk ke mode config terlebih dahulu.

Switch (config) # Service Password-Encryption 

Langkah keduabelas, Setelah itu itu teman-teman ketik perintah Exit. Lalu ketik perintah Show Running-Config kembali untuk melihat apakah password sudah dienkripsi atau belum. Dan disini ada perbedaan dalam tahap enkripsi berawal dari 123 menjadi 08701E1D (misal), begitulah sistem enkripsi bekerja.


Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

ABOUT ME

I could look back at my life and get a good story out of it. It's a picture of somebody trying to figure things out.

SUBSCRIBE & FOLLOW

POPULAR POSTS

  • Menggambar menggunakan perintah dasar Circle, Rectangle, Trim, Hatch, Offset, dan Mirror pada AutoCAD
  • UAS - Sistem Digital

Advertisement

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.

Comments

3-comments

FOLLOW ME

LATEST

3-latest-65px

Top Links Menu

  • +0-000-00000
  • email@example.com
  • An address

Laporkan Penyalahgunaan

Top Links Menu

  • Instagram
  • YouTube
  • Facebook
  • Twitter

Menggambar menggunakan perintah dasar Circle, Rectangle, Trim, Hatch, Offset, dan Mirror pada AutoCAD

Menu based on Icons

  • Home
  • Item
  • Item
  • Item
  • Item
  • Contact us

Archive

  • November (1)
  • Juli (5)
  • April (2)
  • Februari (1)
  • November (6)
  • September (1)
  • Juli (2)
  • Juni (2)
  • April (2)
  • Februari (2)

Sections


Campus

Courses

Testimonials

Cari Blog Ini

Arsip Blog

  • November 2025 (1)
  • Juli 2025 (5)
  • April 2025 (2)
  • Februari 2025 (1)
  • November 2024 (6)
  • September 2024 (1)
  • Juli 2024 (2)
  • Juni 2024 (2)
  • April 2024 (2)
  • Februari 2024 (2)

Latest video-course

1-tag:Videos-800px-video

Campus

4-tag:Campus-500px-mosaic

About

This just a demo text widget, you can use it to create an about text, for example.

Testimonials

3-tag:Testimonials-250px-testimonial

Main Menu

  • Home
  • Drop down menu
  • -Menu item
  • -Menu item 2nd level
  • --Menu item 3rd level

Logo

Logo
Logo Image. Ideal width 300px.

Section Background

Section Background
Background image. Ideal width 1600px with.

Section Background

Section Background
Background image. Ideal width 1600px with.

Ads block

Banner 728x90px

Courses

6-latest-350px-course

Section Background

Section Background

Search This Blog

ABOUT

Nilarn
Lihat profil lengkapku

SEARCH

Postingan Populer

  • Latihan Mengkonversi Macam-Macam Bilangan
     Halo para readers, Rintangan Ngampus disini ( alias Tugas yagesya Pahammm!! )                                Dengan comebacknya aku disini,...
  • UAS - Sistem Digital
      Halo para readers, Rintangan Ngampus disini ( alias Tugas yagesya Pahammm!! ) Dengan comebacknya aku disini, aku akan menjawab soal uas ya...
  • Menggambar menggunakan perintah dasar Circle, Rectangle, Trim, Hatch, Offset, dan Mirror pada AutoCAD
      Halo para readers, Rintangan Ngampus disini ( alias Tugas yagesya Pahammm!! ) Pada kesempatan kali ini, penulis ingin menampilkan sebuah c...
  • Beranda

Popular

  • Latihan Mengkonversi Macam-Macam Bilangan
     Halo para readers, Rintangan Ngampus disini ( alias Tugas yagesya Pahammm!! )                                Dengan comebacknya aku disini,...
  • UAS - Sistem Digital
      Halo para readers, Rintangan Ngampus disini ( alias Tugas yagesya Pahammm!! ) Dengan comebacknya aku disini, aku akan menjawab soal uas ya...
  • Menggambar menggunakan perintah dasar Circle, Rectangle, Trim, Hatch, Offset, dan Mirror pada AutoCAD
      Halo para readers, Rintangan Ngampus disini ( alias Tugas yagesya Pahammm!! ) Pada kesempatan kali ini, penulis ingin menampilkan sebuah c...

Oddthemes

Designed by OddThemes | Distributed by Gooyaabi Templates