RINTANGAN NGAMPUS

Header Background

Header Background
Header Background Image. Ideal width 1600px with.
  • Home
    • Version 1
  • Download
  • Social
  • Features
    • Lifestyle
    • Sports Group
      • Category 1
      • Category 2
      • Category 3
      • Category 4
      • Category 5
    • Sub Menu 3
    • Sub Menu 4
  • Contact Us

Travel

Fashion

Contact

 

Halo para readers, Rintangan Ngampus disini (alias Tugas yagesya Pahammm!!)




Pada kesempatan kali ini, penulis ingin menampilkan sebuah contoh gambar yang dibuat dengan beberapa perintah dasar AutoCAD yaitu Circle, Rectangle, Trim, Hatch, Offset, dan Mirror.


1. Circle: perintah ini digunakan untuk membuat lingkaran.

2. Rectangle: perintah ini digunakan untuk membuat persegi/persegi panjang.

3. Trim: perintah ini digunakan untuk memangkas sebuah garis yang menonjol/berlebih.

4. Hatch: perintah ini digunakan untuk memberi arsiran/warna/motif pada sebuah bangun.

5. Offset: perintah ini digunakan untuk menggandakan sesuatu dengan jarak tertentu.

6. Mirror: perintah ini digunakan untuk menggandakan sesuatu, tapi sisinya berkebalikan layaknya cermin.


















 

Halo para readers, Rintangan Ngampus disini (alias Tugas yagesya Pahammm!!)


Dengan comebacknya aku disini, aku akan menjawab soal uas ya teman teman Yukkk simakk jawaban uas aku!!!

Soal :

Jawaban :

Adapun jawaban berbentuk video ya teman teman, silahkan kalian simak di youtube akuu
 Link






 

Halo para readers, Rintangan Ngampus disini (alias Tugas yagesya Pahammm!!)


Dengan comebacknya aku disini, dengan comebacknya aku disini aku akan menjelaskan sedikit tentang Flip Flop, Aljabar Boolean, dan Peta Karnaugh



Flip Flop
Flip-flop adalah suatu rangkaian elektronika yang memiliki dua kondisi stabil dan dapat digunakan untuk menyimpan informasi. Flip Flop merupakan pengaplikasian gerbang logika yang bersifat Multivibrator Bistabil. Dikatakan Multibrator Bistabil karena kedua tingkat tegangan keluaran pada Multivibrator tersebut adalah stabil dan hanya akan mengubah situasi tingkat tegangan keluarannya saat dipicu (trigger).  Flip-flop mempunyai dua Output (Keluaran) yang salah satu outputnya merupakan komplemen Output yang lain.


Jenis Jenis Flip Flop
Rangkaian Flip-flop pada umumnya dapat dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu S-R Flip-flop, D Flip-flop, T Flip-flop dan JK Flip-flop. Berikut dibawah ini adalah penjelasan singkatnya.

1. S-R Flip Flop 
S-R adalah singkatan dari “Set” dan “Reset”. Sesuai dengan namanya, S-R Flip-flop ini terdiri dari dua masukan (INPUT) yaitu S dan R.  S-R Flip-flop ini juga terdapat dua Keluaran (OUTPUT) yaitu Q dan Q’. Rangkaian S-R Flip-flop ini umumnya terbuat dari 2 gerbang logika NOR ataupun 2 gerbang logika NAND. Ada juga S-R Flip-flop yang terbuat dari gabungan 2 gerbang Logika NOR dan NAND.

Berikut ini adalah diagram logika NOR Gate S-R Flip-flop, NAND Gate S-R Flip-Flop dan Clocked S-R Flip-flop (gabungan gerbang logika NOR dan NAND).
2. D Flip Flop
D Flip-flop pada dasarnya merupakan modifikasi dari S-R Flip-flip yaitu dengan menambahkan gerbang logika NOT (Inverter)  dari Input S ke Input R. Berbeda dengan S-R Flip-flop, D Flip-flop hanya mempunyai satu Input yaitu Input atau Masukan D. Berikut ini diagram logika D Flip-flop.

3. J-K Flip Flop
J-K Flip-flop juga merupakan pengembangan dari S-R Flip-flop dan paling banyak digunakan. J-K Flip-flop memiliki 3 terminal Input J, K dan CL (Clock). Berikut ini adalah diagram logika J-K Flip-flop.

4. T Flip Flop
T Flip-flop merupakan bentuk sederhana dari J-K Flip-flop. Kedua Input J dan K dihubungkan sehingga sering disebut juga dengan Single J-K Flip-Flop. Berikut ini adalah diagram logika T flip-flop.



Aljabar Boolean
Aljabar Boolean dicetus oleh seorang filsuf dan matematikawan asal Inggris yang bernama George Boole. Penemuannya berupa aljabar memiliki kontribusi banyak dalam ilmu komputer. Bahkan, hampir sebuah bahasa pemrograman mengenal tipe daat Boolean.
Karekteristik aljabar Boolean yang hanya mengenal dua nilai, yaitu 0 dan 1 digunakan dalam perancangan rangkaian listrik dan elektronik hingga saat ini. Aljabar Boolean merupakan aljabar yang berhubungan dengan variabel-variabel biner dan operasi logik. Variabel-variabel diperhatikan dengan huruf alfabet dan tiga operasi dasar AND, OR, dan NOT.
Fungsi Boolean terdiri dari variabel biner yang menunjukkan fungsi suatu tanda sama dengan dan suatu ekspresi aljabar dibentuk dengan menggunakan variabel-variabel biner, konstanta 0 dan 1, serta simbol operasi logika dan tanda kurung. Misalnya: terdapat dua operator biner “+ (dibaca: OR)” dan “. (dibaca: AND)”, sebuah operator “’ (dibaca: NOT)” serta himpunan B yang didefinisikan pada operator + , . , dan ‘ , juga 0 dan 1 yang merupakan dua elemen berbeda dari B, maka ...

Tupel (urutan): (B, +, ., ‘) disebut dengan aljabar Boolean jika disetiap a, b, c ≡ B berlaku aksioma (pernyataan) atau postulat Huntington sebagai berikut:

1. Closure
a + b ≡ B
a . b ≡ B

2. Identitas
a + 0 = a
a . 1 = a

3. Komuntatif
a + b = b + a
a . b = b . a

4. Distributif
a . (b + c) = (a . b) + (a . c)
a + (b . c) = (a + b)(a + c)

5. Komplemen
a + a’ = 1
a . a’ = 0

6. Terdapat paling sedikit dua buah elemen, yaitu a dan b ≡ B, sedemikian sehingga a ≠ b.

Hukum Aljabar Boolean
1. Hukum identitas:
(i) a + 0 = a
(ii) a . 1 = a

2. Hukum idempoten:
(i) a + a = a
(ii) a . a = a

3. Hukum komplemen:
(i) a + a’ = 1
(ii) aa’ = 0

4. Hukum dominansi:
(i) a . 0 = 0
(ii) a + 1 = 1

5. Hukum involusi:
(i) (a’)’ = a

6. Hukum penyerapan:
(i) a + ab = a
(ii) a(a + b) = a

7. Hukum komutatif:
(i) a + b = b + a
(ii) ab = ba

8. Hukum asosiatif:
(i) a + (b + c) = (a + b) + c
(ii) a (b . c) = (a . b)c

9. Hukum distributif:
(i) a + (bc) = (a + b) (a + c)
(ii) a (b + c) = a.b + a.c

10. Hukum De Morgan:
(i) (a + b)’ = a’ . b’
(ii) (ab)’ = a’ + b’

11. Hukum 0/1
(i) 0’ = 1
(ii) 1’ = 0

Contoh :
Buktikan bahwa a + a'.b = a + b !

Jawab

a + a'b
= (a+ab) + a'b (Penyerapan)
= a + (ab + a'b) (Asosiatif)
= a + (a + a')b (Distributif)
= a + a.b (Komplemen)
= a + b (Identitas)

Peta Karnaugh
Peta Karnaugh (K-map) adalah metode visual yang digunakan untuk menyederhanakan ekspresi aljabar dalam fungsi Boolean tanpa harus menggunakan teorema kompleks atau manipulasi persamaan. K-map dapat dianggap sebagai versi khusus dari tabel kebenaran yang memudahkan pemetaan nilai parameter dan menghasilkan ekspresi Boolean yang disederhanakan. Contoh Kerja Peta Karnaugh adalah dengan melihatnya beraksi, dan tempat untuk memulai adalah dengan fungsi Boolean. Fungsi berikut mendefinisikan ekspresi Boolean dasar yang menggabungkan empat variabel fungsi:

f(A, B, C, D) = A̅BC̅D + ABC̅D̅ + ABC̅D + ABCD + ABCD̅ + AB̅CD + AB̅CD̅

Ekspresi ini mencakup tujuh produk—berdasarkan masukan parameter—yang dijumlahkan untuk menghasilkan satu nilai biner . Beberapa parameter ditampilkan dengan batang di atasnya. Batang tersebut merupakan operator logika NOT. Seperti operator logika lainnya dalam ekspresi Boolean, operator NOT membantu mengendalikan logika suatu ekspresi. Ketika operator ini digunakan, ini menunjukkan bahwa nilai masukan harus dibalik untuk menghasilkan nilai keluaran yang berbeda. Dengan kata lain, jika masukannya 0, keluarannya harus 1, atau sebaliknya.




Cukup sekian saja ya pembahasan dari aku, maaf jika kurang lengkap. Sampai jumpa di pertemuan selanjutnya bye bye <3















 

Halo para readers, Rintangan Ngampus disini (alias Tugas yagesya Pahammm!!)

                              


Dengan comebacknya aku disini, dengan comebacknya aku disini aku akan menjelaskan sedikit tentang Decoder, Encoder, Multiplaxer, dan Demultiplaxer 


Berikut penjelasannya :



nah segitu saja penjelasan singkat dari aku ya jika ada yang ingin ditanyakan boleh ya, sampai jumpa dipertemuan selanjutnya bye bye <3






 

Halo para readers, Rintangan Ngampus disini (alias Tugas yagesya Pahammm!!)

                              


Dengan comebacknya aku disini, aku akan menjelaskan sedikit tentang gerbang logika, jenis gerbang logika sera contohnya. Berikut ringkasan dari materi tersebut :






nah itu ringkasan dari aku ya semoga kalian paham, jika ada yang ingin ditanyakan boleh bertanya dibawah ya. Sampai ketemu dipertemuan selanjutnya bye bye<3










 

Halo para readers, Rintangan Ngampus disini (alias Tugas yagesya Pahammm!!)

                              


Dengan comebacknya aku disini, aku akan mengupload hasil uts aku dari bulan bulan yang lalu, agak telat (maklum sibuk wkwkwk)


Oke singkat saja ini hasil uts aku dari bulan bulan yang lalu itu yages


Cukup sekian dari aku ya sampai ketemu dipertemuan selanjutnya bye bye <3



 Halo para readers, Rintangan Ngampus disini (alias Tugas yagesya Pahammm!!)

                              

Dengan comebacknya aku disini, aku akan memberikan contoh Konversi Bilangan. So guys stay tune disini yaa!!


Karena di tugas kemarin aku udah ngejelasin apa itu sistem bilangan dan bagaimana cara mengkonversinya nah jadi disini aku akan kasih contoh catatan aku yaaa

Catatan

Itu saja ya yang aku sampein kalo kalian para readers ada yang tidak paham boleh komen ya nanti aku jelasin sampe paham atau kalian boleh juga tanya kak gem biar dikasih paham (bcnda y gys) Bye Bye Readers ku Tercintaaa <3

 Halo para readers, I'am comebackk!!!



Dengan comebacknya aku disini, aku akan menjelaskan tentang Sistem Bilangan, Jenis-jenis bilangan dan konversi bilangan. So guys stay tune disini yaa!!


Pengertian Sistem Bilangan

Sistem bilangan adalah cara untuk menggambarkan dan mewakili kuantitas atau jumlah. Dalam sistem bilangan, terdapat simbol-simbol atau angka-angka yang digunakan untuk mewakili jumlah tertentu. Setiap simbol atau angka dalam sistem bilangan memiliki nilai atau bobot tertentu. Dengan menggunakan simbol-simbol ini, kita dapat melakukan operasi matematika dan menggambarkan hubungan antara berbagai jumlah.

Jenis-Jenis pada Sistem Bilangan

1.Sistem Bilangan Desimal (Basis 10)

Sistem bilangan desimal adalah sistem bilangan yang paling umum digunakan di kehidupan sehari-hari. Sistem ini menggunakan basis 10, artinya terdiri dari 10 simbol yaitu 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, dan 9. Setiap angka dalam sistem desimal memiliki nilai yang berbeda tergantung pada posisinya. Misalnya, angka 1234 dalam sistem desimal dapat diartikan sebagai 1 ribu, 2 ratus, 3 puluh, dan 4 satuan.

2.Sistem Bilangan Biner (Basis 2)

Sistem bilangan biner adalah sistem bilangan yang menggunakan basis 2. Sistem ini hanya menggunakan dua simbol yaitu 0 dan 1. Angka dalam sistem biner dihitung dengan menggunakan eksponen dari 2. Misalnya, angka biner 101 dapat diartikan sebagai 1 kali 2 pangkat 2, ditambah 0 kali 2 pangkat 1, ditambah 1 kali 2 pangkat 0, yang sama dengan 5 dalam sistem desimal.

3.Sistem Bilangan Oktal (Basis 8)

Sistem bilangan oktal adalah sistem bilangan yang menggunakan basis 8. Sistem ini menggunakan delapan simbol yaitu 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, dan 7. Angka dalam sistem oktal dihitung dengan menggunakan eksponen dari 8. Misalnya, angka oktal 75 dapat diartikan sebagai 7 kali 8 pangkat 1, ditambah 5 kali 8 pangkat 0, yang sama dengan 61 dalam sistem desimal.

4.Sistem Bilangan Hexadesimal (Basis 16)

Sistem bilangan heksadesimal adalah sistem bilangan yang menggunakan basis 16. Sistem ini menggunakan 16 simbol yaitu 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, A, B, C, D, E, dan F. Simbol A hingga F digunakan untuk mewakili angka 10 hingga 15. Angka dalam sistem heksadesimal dihitung dengan menggunakan eksponen dari 16. Misalnya, angka heksadesimal 3F dapat diartikan sebagai 3 kali 16 pangkat 1, ditambah 15 kali 16 pangkat 0, yang sama dengan 63 dalam sistem desimal.


Konversi Bilangan 

* Cara untuk konversi Biner ke Desimal :
  1. Tulis bilangan biner (0 atau 1)
  2. Setiap digit biner dikalikan dengan 2, dimulai dari posisi digit kanan
  3. Jumlahkan semua hasil perkalian tersebut

Contoh : 

10111 : 
(1x2^4) + (0x2^3) +(1x2^2) + (1x2^1) + (1x2^0)
   (16)    +    (0)      +     (4)    +    (2)      +    (1)    = 23
Jadi, 10111 adalah = 23



* Cara untuk konversi Desimal ke Biner : 
  1. Bagi bilangan desimal dengan 2
  2. Sisa pembagian (0 dan 1)
  3. Ambil sisa hasil bagi dari bawah ke atas 
Contoh :

45 
45/2 = 22 sisa 1
22/2 = 11 sisa 0 
11/2 = 5 sisa 1
5/2 = 2 sisa 1
2/2 = 1 sisa 0
Hasil : 011101




Halo para readers, I'am comebackk!!!

Dengan comebacknya aku disini, aku akan menjelaskan tentang sistem digital yang meliputi : pengertian sistem digital, sistem bilangan serta dengan jenis jenisnya, dan ada juga gerbong logika serta macam macamnya. Yuk belajar disini, di Rintangan Ngampus!!




  1. Pengertian Sistem Digital
Pengertian sistem digital adalah suatu sistem yang terdiri dari komponen komponen 
elektronika dan gerbang-gerbang logika yang diproses secara biner oleh bilangan biner
yaitu bilangan 0 (nol) dan bilangan 1 (satu), serta bilangan bilangan 0 dan 1 tersebut 
merupakan dasar pembentukan angka-angka digital mulai dari 0 sampai dengan 9. 
Contoh alat yang menggunakan sistem digital adalah jam tangan digital, timbangan 
digital, papan reklame digital, alat ukur digital, timbangan bayi digital, TV digital, radio 
digital dan lain sebagainya.

Menurut Musnaini, Suherman, Wijoyo, & Indrawan (2020) teknologi 
digital merupakan teknologi yang tidak lagi menggunakan tenaga manusia, atau 
manual. Tetapi cendrung pada sistem pengoprasian yang otomatis dengan sistem 
komputerisasi atau format yang dapat dibaca oleh komputer. Musnaini, Suherman, 
Wijoyo, & Indrawan mengungkapkan bahwa digital adalah sebuah metode yang 
kompleks, dan fleksibel yang membuatnya menjadi sesuatu yang pokok dalam 
kehidupan manusia. Sistem digital adalah perkembangan dari sistem analog. 
Sebuah sistem digital menggunakan urutan angka untuk mewakili informasi. 
Tidak seperti sinyal analog, sinyal digital bersifat noncontinuous ( tidak terus 
menerus) atau discrete (tidak ada setiap saat)


Gambar 2.1
Sinyal Analog dan Sinyal Digital

Sinyal analog merupakan sinyal bekerja dengan mentransmisikan suara dan 
gambar dalam bentuk gelombang kontinu (continuous varying). 

Sinyal digital merupakan hasil teknologi yang dapat mengubah sinyal menjadi 
kombinasi urutan bilangan 0 dan 1, sehingga tidak mudah terpengaruh oleh derau, proses informasinya pun mudah, cepat dan akurat, tetapi transmisi dengan sinyal digital hanya mencapai jarak jangkau pengiriman data yang relatif dekat.

Dari definisi diatas dapat disimpulkan bahwa teknologi digital merupakan 
sebuah teknologi yang lebih memanfaatkan sistem digital/komputerisasi
dibandingkan tenaga manusia, dengan pengoprasian otomatis dan sinyal digtal 
yang bersifat noncontinuous atau discrete teknologi digital mampu melakukan 
suatu kegiatan atau tugas.

       2. Pengertian Sistem Bilangan Serta Jenis Jenisnya

        Sistem Bilangan adalah kumpulan simbol khusus yang digunakan dalam membangun sebua bilangan. Sistem bilangan yang umum dipakai manusia adalah Desimal yang terdiri dari sepuluh simbol yaitu 0 s/d 9. Sistem bilangan desimal biasanya disebut sistem bilangan berbasis 10. Penulisan basis sistem 
  1. bilangan biasanya diakhir bilangan berupa angka yang diperkecil / subscrip, misalnya : 20010, akan tetapi biasanya untuk sistem bilangan desimal tidak dituliskan.

    Sistem Bilangan dalam komputer 
    Sistem bilangan yang biasa digunakan di dalam komputer yaitu :
    1. Sistem Bilangan Biner 
    2. Sistem Bilangan Oktal 
    3. Sistem Bilangan Desimal 
    4. Sistem Bilangan Heksadesimal


    A. Sistem Bilangan Biner
Sistem ini menggunakan dua simbol khusus, yaitu 0 dan 1. Disebut juga sistem bilangan berbasis 2. Biner merupakan bilangan dasar yang digunakan dalam sistem komputer digital. Penulisan bilangan biner dalam komputer biasanya dikelompokan per 4 bilangan, misalnya : 1010 0001. 
Contoh : 
o 00102 = 0010 = 210
o 10102 = 1010 = 1010

            B. Sistem Bilangan Oktal
Sistem ini menggunakan delapan simbol khusus, yaitu 0 s/d 7. Disebut juga sistem bilangan berbasis 8.
Contoh :
o 28 = 210
o 108 = 810

            C.  Sistem Bilangan Desimal 
Sistem ini menggunakan delapan simbol khusus, yaitu 0 s/d 9. Disebut juga sistem berbasis 10.


            D. Sistem Bilangan Heksadesimal 
Sistem ini menggunakan delapan simbol khusus, yaitu 0 s/d 9, A,B,C,D,E,F. Disebut juga sistem bilangan berbasis 16 dan merupakan satusatunya sistem bilangan yang menggunakan huruf. Huruf-huruf A,B,C,D,E,F berturut-turut nilainya adalah : 10,11,12,13,14,15. 
Contoh : 
o 816 = 2 
o A16 = 10 
o 1A16 = 26


         3. Gerbang Logika  dan Macam Macamnya 

        Gerbang logika adalah elemen dasar dalam rangkaian digital yang digunakan untuk memproses masukan bilangan biner (0 dan 1). Berdasarkan prinsip logika boolean, elemen ini menghasilkan keluaran tertentu sesuai aturan logika yang diterapkan. Nilai 1 dan 0 masing-masing merepresentasikan “benar” atau “salah”. Komponen ini memainkan peran penting dalam perangkat elektronik modern seperti komputer, ponsel, dan sistem komunikasi. Secara fisik, gerbang logika dapat ditemukan dalam sirkuit terintegrasi (IC) yang menjadi bagian dari perangkat digital​.


Terdapat beberapa jenis gerbang logika, yang masing masing memiliki aturan logika unik:
  • AND: Menghasilkan keluaran 1 jika semua masukan bernilai 1. Jika salah satu masukan 0, maka keluaran akan 0.
  • OR: Menghasilkan keluaran 1 jika salah satu atau lebih masukan bernilai 1.
  • NOT: Berfungsi sebagai pembalik nilai masukan. Jika masukan 1, keluaran 0, dan sebaliknya.
  • NAND: Kombinasi gerbang AND dan NOT. Keluaran adalah kebalikan dari gerbang AND, yakni 0 hanya jika semua masukan bernilai 1.
  • NOR: Kombinasi gerbang OR dan NOT. Keluaran adalah kebalikan dari gerbang OR, yakni 1 hanya jika semua masukan bernilai 0.
  • XOR: Menghasilkan keluaran 1 jika kedua masukan berbeda (misalnya 1 dan 0). Jika masukan sama, keluaran 0.
  • XNOR: Kebalikan XOR. Menghasilkan keluaran 1 jika kedua masukan sama, dan 0 jika berbeda​.



Sekian saja materi yang saya sampaikann jika ada kesalahan mohon dimaafkan. Jika ada yang mau tanya/menambahkan silahkan tulis di kolom komentar,Terima Kasih dan sampai jumpa!!!
















Halo para readers, kembali lagi dengan saya!!

Kali ini saya akan membahas tentang mengenai bagaimana cara penggunaan cisco mulai dari bagaimana kita menambahkan IP Address pada suatu perangkat jaringan hingga bagaimana kita ping perangkat jaringan. 



YUKK SIMAK TUTORIALNYAA!!!


Langkah pertama, kita buka software Cisco terlebih dahulu lalu kita pilih bagian network devices pilih perangkat jaringan Router, Disini saya memilih router jenis 2911 dengan Router jenis 2901. Lalu arahkan Router ke tengah layar.Beri nama pada perangkat Router tersebut (opsional) disini saya beri nama NILA-3A pada router tipe 2911, sedangkan router tipe 2901 saya beri nama DILA-3A.



Langkah kedua, selanjutnya kita masuk ke bagian Connections lalu pilih tipe Cooper Cross-Over, kemudian arahkan kabel ke perangkat Router NILA-3A pilih opsi GigaEthernet 0/0 lalu hubungkan ke perangkat Router DILA-3A lalu pilih opsi GigaEthernet 0/0


Langkah ketiga, kemudian kita masuk ke Router NILA-3A, kemudian pilih menu CLI, lalu ketikkan perintah en untuk mengaktifkan terus masuk ke config terminal. Setelah itu kita ketikan perintah Interface gigabitEthernet 0/0, lalu sistem otomatis akan masuk ke config-interface.



Langkah keempat, lalu selanjutnya ketikan perintah IP address lalu ketikan IP address sesuai dengan keinginan anda, disini saya memberi Router NILA-3A dengan IP address 192.168.17.24 dengan subnet mask 255.255.255.0, lalu tekan enter selanjutnya ketikan perintah no shutdown kemudian tekan enter.


Lalu kelima, ketikan perintah Exit. Lalu ketikan perintah Exit lagi untuk keluar dari mode config. Setelah itu ketikan perintah Write untuk menyimpan perubahan sebelumnya.

Langkah keenam, kemudian kita masuk ke Router DILA-3A, kemudian pilih menu CLI, lalu ketikkan perintah en untuk mengaktifkan terus masuk ke config terminal. Setelah itu kita ketikan perintah Interface gigabitEthernet 0/0, lalu sistem otomatis akan masuk ke config-interface.

Langkah ketujuh, lalu selanjutnya ketikan perintah IP address lalu ketikan IP address sesuai dengan keinginan anda, disini saya memberi Router DILA-3A dengan IP address 192.168.17.23 dengan subnet mask 255.255.255.0, lalu tekan enter selanjutnya ketikan perintah no shutdown kemudian tekan enter.



Lalu kedelapan, ketikan perintah Exit. Lalu ketikan perintah Exit lagi untuk keluar dari mode config. Setelah itu ketikan perintah Write untuk menyimpan perubahan sebelumnya.

Langkah kesembilan, kita kembali ke perangkat Router NILA-3A, kita akan ping perangkat Router tersebut. Kemudian ketikan perintah ping lalu tambahkan IP address kita yakni 192.168.17.24 lalu tekan Enter, kemudian sistem CLI akan menampilkan hasil proses ping, ping hingga success rate 100 percent. Lakukan pada perangkat Router DILA-3A dengan perintah yang sama hingga success rate 100 percent.




Cukup itu saja pembahasan dari saya semoga teman teman terbantu dengan tutorial yang tidak seberapa ini, jika ada yang kurang paham bisa dateng kerumah kak gem ya teman teman agar kalian paham!!.Babayyyy






Halo para readerss!!! kembali lagi dengan blog saya yang tidak seberapa ini:"

Kali ini saya akan membahas lebih lanjut penggunaan Cisco, pada artikel blog sebelumnya saya sudah membahas bagaimana cara kita membuat topologi VLAN hingga Trunking sesama VLAN. Nah kali ini saya akan membahas bagaimana konsep dasar dari inter-VLAN hingga bagaimana penerapannya. YUKK SIMAKK!!!



Langkah pertama, kita siapkan topologi VLAN terlebih dahulu, yang terbagi menjadi 2 bagian, yakni VLAN 100 dan 200. Disini saya menggunakan Router tipe 1941, jika teman-teman ingin menggunakan tipe selain itu juga boleh boleh saja. Lalu saya menggunakan Switch tipe 2960-24TT. Tiap VLAN terdapat tiga perangkat akhir atau end devices. Bebas, kalau mau 1000 perangkat pun bisa, GILAA YANG BENER AJE. Berikut gambaran topologi VLAN saya:


Detail VLAN:
VLAN 100 (MAHASISWA)
- NILA dengan IP address 192.168.1.10
- DILA dengan IP address 192.168.1.11
- AKBAR dengan IP address 192.168.1.12
Default Gateway: 192.168.1.1

VLAN 200 (DOSEN)
- PAK ROY dengan IP address 192.168.2.4
- BU DIDDA dengan IP address 192.168.2.5
- BU FENNY dengan IP address 192.168.2.6
Default Gateway: 192.168.2.1


Langkah kedua, Kita sambungkan kabel terlebih dahulu, Mulai dari Router port gigabitEthernet 0/0 ke Switch dengan port fastEthernet 0/1. Lalu sambungkan dari Switch ke perangkat bagian VLAN 100 disini saya memilih urutan port fastEthernet 0/4 hingga 0/6 sedangkan untuk perangkat bagian VLAN 200 saya memilih urutan port fastEthernet 0/10 hingga 0/12.



Detail port:
Router >< Switch
gigabitEthernet 0/0 >< fastEthernet 0/1

VLAN 100
NILA - Port fastEthernet0/4
DILA - Port fastEthernet0/5
AKBAR - Port fastEthernet0/6

VLAN 200
PAK ROY - Port fastEthernet0/10
PAK DARPI - Port fastEthernet0/11
BU FENNY - Port fastEthernet0/12


Langkah ketiga, kita masukkan IP address tiap perangkat sesuai kriteria VLAN. Mulai dari perangkat NILA kita masukkan IP address 192.168.1.10 dengan subnet mask 255.255.255.0 Lalu masukkan juga IP address pada perangkat bagian VLAN 200 Flix mulai dari perangkat PAK ROY kita masukkan IP address 192.168.2.4 dengan subnet mask 255.255.255.0 lalu masukkan Default Gateway karena ini perangkat VLAN 200 jadi kita masukkan 192.168.2.1. Lakukan hal yang serupa pada tiap perangkat VLAN 200.





Langkah keempat, setelah set IP address kita lanjut ke set VLAN. Pertama kita masuk ke perangkat Switch terlebih dahulu lalu pilih menu CLI, lalu set nama VLAN terlebih dahulu sesuai detail VLAN sebelumnya. Berikut perintahnya:

Switch>en
Switch # config terminal 
Switch (config) # vlan 100
Switch (config-vlan) # name MAHASISWA 
Switch (config-vlan) # exit
Switch (config) # vlan 200
Switch (config-vlan) # name DOSEN
Switch (config-vlan) #exit
Switch (config) #

Langkah kelima, kemudian kita assign port masing-masing perangkat ke tiap VLAN, pertama kita assign perangkat VLAN 100 terlebih dahulu mulai dari perangkat dengan port fastEthernet 0/4 sampai 0/6 masukkan ke VLAN 100 sedangkan untuk perangkat dengan port fastEthernet 0/10 sampai 0/12 masukkan ke VLAN 200. Berikut perintahnya:

VLAN 100

Switch (config) # int range fa 0/4-6
Switch (config-if-range) # switchport mode access 
Switch (config-if-range) # switchport access vlan 100
Switch (config-if-range) # exit

VLAN 200
Switch (config) # int range fa 0/10-12
Switch (config-if-range) # switchport mode access 
Switch (config-if-range) # switchport access vlan 200
Switch (config-if-range) # exit

Dan seterusnya, gunakan range agar mempersingkat assign port. Jika teman-teman sudah baca postingan artikel sebelumnya pasti perintah ini sudah diluar kepala.

Langkah keenam, EITSS langkah ini masih segar nih Flix sudah bahas di postingan sebelumnya pada minggu lalu, tebak apa yohh? Yapss, TRUNKING! Nah caranya gampang teman-teman, kita masuk ke config terlebih dahulu lalu kita assign port switch fastEthernet 0/1 (tergantung port dari Switch ke Router) kemudian ketik perintah Switchport mode trunk. Lalu tekan Enter setelah itu Exit.




Langkah ketujuh, nahh ini adalah perangkat utama yang harus kita atur agar inter-VLAN berjalan. Pertama kita masuk ke perangkat Router lalu pilih menu CLI, kemudian ketikan perintah berikut:

Router>en
Router#conf t
Router (config) # interfaces gigabitEthernet 0/0
Router (config-if) # no shutdown 

Lalu tekan Enter, kemudian akan muncul tampilan berikut:



Setelah itu kita assign port gigabitEthernet 0/0 ke VLAN 100 dengan perintah berikut:

Router (config-if) # interfaces gigabitEthernet 0/0.100

Lalu jika berhasil, sistem akan menampilkan proses UPDOWN. Dan Router otomatis masuk ke mode config-subif. 

Tidak sampai disitu saja, selanjutnya yakni kita harus memasukkan default gateway ke tiap VLAN. Pertama kita masukkan default Gateway ke VLAN 100. Dengan perintah berikut:

Router (config-subif) # encapsulation dot1Q 100
Router (config-subif) # IP address 192.168.1.1 255.255.255.0
Router (config-subif) #exit

Lalu atur juga untuk VLAN 200 sesuai Default Gateway VLAN, Mulai dari interfaces gigabitEthernet dulu lalu masuk ke perintah encapsulation Default Gateway.

Note: Gig0/0 adalah port yang tersambung dari Route

Langkah terakhir, penentu berhasil atau tidaknya inter-VLAN yakni dengan tes ping IP address kita ke IP address lain, disini Flix mencoba ping dari IP address (NILA) 192.168.1.10 dari VLAN 100 ke IP address (PAK ROY) 192.168.2.4 dari VLAN 200.
Berikut hasilnya:





YEAYYY, berhasil! ALHAMDULILLAH, Akhirnya inter-VLAN sudah work ya teman-teman.Sekian dari saya jika ada yg kurang dipahami bisa ditanyakan di kolom komentar yaaww,babayyyy





Halo para readers, kembali lagi dengan saya!!

Kali ini saya akan membahas tentang mengenai bagaimana cara penggunaan cisco untuk konsep dan penerapan Vlan pada cisco. Yukkk simakk caranya!!!



Langkah pertama, kita bisa menambahkan perangkat Switch ke tengah layar, nah di sini kita bisa pilih 2950-24 ya. Untuk membuat VLAN sangat di sarankan menggunakan Switch 24 port supaya mudah dalam memilih port yang sesuai.



Langkah kedua, kita bisa memberikan nama apa saja yang kita mau nah di sini kita berikan saja nama FIK-UNIVAL (opsional) belum masuk ke sistem. Nah supaya masuk ke dalam sistem Switch, kita bisa masuk dulu ke switch lalu pilih bagian cli, kemudian kita beri hostname pada perangkat Switch dengan perintah berikut:



Langkah ketiga, selanjutnya kita bisa tambahkan perangkat akhir,disini saya akan menambahkan beberapa komputer dan laptop kita bisa menambahkan menjadi dua bagian yaitu Vlan dan PC, langsung saja kita gaskenn.


Untuk VLAN 10 (MAHASISWA) - 8 LAPTOP dengan IP address 192.168.17.1 hingga 8 (0/24) 

Sedangkan untuk VLAN 20 (DOSEN) - 3 PC dengan IP address 192.168.18.9 hingga 11 (0/24)



Langkah keempat, lalu kita sambungkan kabel tipe Copper Straigh-Throughdari Switch ke End Devices, hubungkan sesuai port yang kalian pilih. Disini saya menggunakan pilihan kabel Automatically Choose Connection Type jadi sistem akan otomatis memasukan lubang port secara berurutan mulai dari 0/1 hingga 0/8, Itu untuk port VLAN 10. Lalu untuk port VLAN 20 juga sama dari port 0/9 hingga 0/11. Ingat ya posisi port -nya



Langkah kelima, kita masuk ke Switch UNIVAL-FIK untuk setting VLAN, pertama kita beri nama VLAN terlebih dahulu dengan perintah berikut:



Langkah keenam, lalu setelah setting name VLAN, kita masuk ke bagian setting port VLAN, Dalam setting VLAN port harus sesuai ya! nahh, kita  masih di sistem Switch bagian CLI lalu setting sesuai port fastEthernet. Oke di sini ada 8 end devices untuk VLAN 10 (MAHASISWA) untuk mempersingkat waktu kita menggunakan teknik range agar dari port sekian ke sekian bisa disetting dalam 1 perintah.


Lakukan hal yang sama pada VLAN 20 (DOSEN) juga dengan perintah yang sama dan sesuai port. Untuk melihat apakah VLAN sudah aktif atau belum lalu untuk mengetahui apakah port sudah benar atau belum cukup ketikan perintah show vlan, sebelumnya kalia harus keluar dari mode config dulu yaaww


Langkah ketujuh, selanjutnya kita bisa tambahkan IP address ke semua perangkat, kita mulai dari perangkat Vlan 10 (Mahasiswa) dan juga di perangkat Vlan ke 20 (Dosen). Setelah itu kita bisa memilih menu Desktop kemudian pilih bagian IP Configuration untuk menambah IP address nya.

VLAN 10 - MAHASISWA

LAPTOP 1 (NILA) - 192.168.17.1

LAPTOP 2 (DILA) - 192.168.17.2

LAPTOP 3 (AKBAR) - 192.168.17.3

LAPTOP 4 (AJAY) - 192.168.17.4

LAPTOP 5 (FIRMAN) - 192.168.17.5

LAPTOP 6 (RATU) - 192.168.17.6

LAPTOP 7 (RENI) - 192.168.17.7

LAPTOP 8 (IVAN) - 192.168.17.8


VLAN 20 - DOSEN

PC 1 (BU DIDDA) - 192.168.18.9

PC 2 (PA ROY) - 192.168.18.10

PC 3 (BU FENNY) - 192.168.18.11


Setelah itu kita masuk ke masing-masing perangkat lalu pilih menu Desktop kemudian pilih bagian IP Configuration untuk menambahkan IP address. Setelah IP address masuk jangan lupa ketik Enter agar subnet mask otomatis muncul.



Langkah terakhir, kita ping IP address masing-masing perangkat dengan cara kita pilih perangkat (bebas) lalu kita masuk ke menu Desktop lalu pilih opsi Command Prompt, nahh kalian tinggal beri perintah ping lalu masukkan IP address yang dituju.


Jika berhasil akan muncul rentetan proses reply, namun jika gagal maka akan muncul tampilan request time out. Lakukan hal yang sama ping semua perangkat yang tersedia di VLAN 10. Lalu tak lupa juga dengan VLAN 20 kita lakukan hal yang sama ping sesuai IP address. Semoga berhasil ya!


Cukup itu saja pembahasan dari saya semoga teman teman terbantu dengan tutorial yang tidak seberapa ini. Terimakasih dan sampai jumpaa!!!


Postingan Lama Beranda

ABOUT ME

I could look back at my life and get a good story out of it. It's a picture of somebody trying to figure things out.

SUBSCRIBE & FOLLOW

POPULAR POSTS

  • Menggambar menggunakan perintah dasar Circle, Rectangle, Trim, Hatch, Offset, dan Mirror pada AutoCAD
  • UAS - Sistem Digital

Advertisement

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.

Comments

3-comments

FOLLOW ME

LATEST

3-latest-65px

Top Links Menu

  • +0-000-00000
  • email@example.com
  • An address

Laporkan Penyalahgunaan

Top Links Menu

  • Instagram
  • YouTube
  • Facebook
  • Twitter

Menggambar menggunakan perintah dasar Circle, Rectangle, Trim, Hatch, Offset, dan Mirror pada AutoCAD

Menu based on Icons

  • Home
  • Item
  • Item
  • Item
  • Item
  • Contact us

Archive

  • November (1)
  • Juli (5)
  • April (2)
  • Februari (1)
  • November (6)
  • September (1)
  • Juli (2)
  • Juni (2)
  • April (2)
  • Februari (2)

Sections


Campus

Courses

Testimonials

Cari Blog Ini

Arsip Blog

  • November 2025 (1)
  • Juli 2025 (5)
  • April 2025 (2)
  • Februari 2025 (1)
  • November 2024 (6)
  • September 2024 (1)
  • Juli 2024 (2)
  • Juni 2024 (2)
  • April 2024 (2)
  • Februari 2024 (2)

Latest video-course

1-tag:Videos-800px-video

Campus

4-tag:Campus-500px-mosaic

About

This just a demo text widget, you can use it to create an about text, for example.

Testimonials

3-tag:Testimonials-250px-testimonial

Main Menu

  • Home
  • Drop down menu
  • -Menu item
  • -Menu item 2nd level
  • --Menu item 3rd level

Logo

Logo
Logo Image. Ideal width 300px.

Section Background

Section Background
Background image. Ideal width 1600px with.

Section Background

Section Background
Background image. Ideal width 1600px with.

Ads block

Banner 728x90px

Courses

6-latest-350px-course

Section Background

Section Background

Search This Blog

ABOUT

Nilarn
Lihat profil lengkapku

SEARCH

Postingan Populer

  • Latihan Mengkonversi Macam-Macam Bilangan
     Halo para readers, Rintangan Ngampus disini ( alias Tugas yagesya Pahammm!! )                                Dengan comebacknya aku disini,...
  • UAS - Sistem Digital
      Halo para readers, Rintangan Ngampus disini ( alias Tugas yagesya Pahammm!! ) Dengan comebacknya aku disini, aku akan menjawab soal uas ya...
  • Menggambar menggunakan perintah dasar Circle, Rectangle, Trim, Hatch, Offset, dan Mirror pada AutoCAD
      Halo para readers, Rintangan Ngampus disini ( alias Tugas yagesya Pahammm!! ) Pada kesempatan kali ini, penulis ingin menampilkan sebuah c...
  • Beranda

Popular

  • Latihan Mengkonversi Macam-Macam Bilangan
     Halo para readers, Rintangan Ngampus disini ( alias Tugas yagesya Pahammm!! )                                Dengan comebacknya aku disini,...
  • UAS - Sistem Digital
      Halo para readers, Rintangan Ngampus disini ( alias Tugas yagesya Pahammm!! ) Dengan comebacknya aku disini, aku akan menjawab soal uas ya...
  • Menggambar menggunakan perintah dasar Circle, Rectangle, Trim, Hatch, Offset, dan Mirror pada AutoCAD
      Halo para readers, Rintangan Ngampus disini ( alias Tugas yagesya Pahammm!! ) Pada kesempatan kali ini, penulis ingin menampilkan sebuah c...

Oddthemes

Designed by OddThemes | Distributed by Gooyaabi Templates